5 Fakta Yang LU Harus Tahu Tentang PPF

BY GIOVANNI ONEPRO

“Untung Gak Sih Pasang Paint Protection Film?”

Dari pemilik mobil baru sampai ke pecinta mobil sejati…


Untuk bro yang punya selera, mau bawa mobil…


...Lamborghini Aventador.


…BMW M4.


…Toyota Fortuner.


…Mitsubishi Xpander.


...Honda Brio.


Jujur, hampir semua orang ingin mobil nya selalu dalam kondisi yang terrrbaik. Kenapa?


Yang namanya mobil pribadi bukanlah hanya sekedar kendaraan yang dipakai untuk membawa dari titik A ke titik B. Bagi orang-orang seperti bro, gue percaya mobil itu adalah sebuah “statement”.


Tentunya bukan sekedar tanda kesuksesan, atau kemampuan finansial untuk membeli sebuah mobil. Tapi seolah-olah seperti sebuah identitas yang menggambarkan preferensi, gaya, dan yang pasti… kepercayaan diri menyetir.


Body mobil yang kelihatan banyak baretan, lecet, swirl marks, dan cat menguning membuat keseluruhan body terlihat kusam. Bukan hanya bikin malu, tapi mau benerin juga gak murah.


Nah, makanya industri otomotif memperkenalkan paint protection film (atau, sering disebut sebagai “PPF”).


Karena paint protection film adalah hal yang masih relatif baru di Indonesia, banyak sekali kesalahpahaman dan janji-janji yang berlebihan yang dibuat oleh industri otomotif lokal.


Dan mungkin karena ini, banyak orang-orang berpengetahuan luas yang punya mobil baru masih pikir - “PPF itu worth it gak sih?”.


  1. Perlindungan AMPUH Cat Mobil Dari Kerusakan Jalan.

Paint protection film adalah lapisan yang memiliki sifat self-healing yang dipasang diatas bagian-bagian tertentu cat body mobil supaya mobil terlindungi dari berbagai macam kerusakan:


  • Kerikil di jalan tol, atau offroad (stone chips)

  • Goresan kunci dan kendaraan lainnya

  • Masalah cat menguning (yellowing)

  • Swirl marks (baret-baretan halus) dari pencucian mobil

  • Jamuran dari cuaca lembab, hujan, dan kotoran yang tidak langsung dibersihkan

  • Abrasi dari percikan serangga, kotoran burung, atau bahan organik lainnya


Paint protection film bukan hanya melindungi cat mobil dari serempetan motor, tapi juga kerusakan penyok. Tinggal buka PPF nya yang rusak, cat mobil masih aman!


Hebat kan? Tapi bukan berarti mobil langsung jadi mobil "tank" atau… "sakti".


Paint protection film TIDAK bisa melindungi cat body mobil dari kerusakan yang dilakukan dengan sengaja seperti potongan silet atau palu runcing - ataupun kecelakaan lalu lintas.


(Kalau body mobil hancur karena kecelakaan mau pakai apa aja juga tetap hancur - khusus bro yang baca ini pasti jago nyetir, jadi tenang aja.)


Ditambah lagi, tingkat perlindungan paint protection film juga berbeda-beda. Tergantung kualitas, ketebalan, dan budget masing-masing.


  1. Paint Protection Film Bisa Palsu?

Ngomong-ngomong sebelum gue bahas perbedaan dari tipe-tipe paint protection film, bro juga harus hati-hati dengan pemasangan "PPF PALSU"; yaitu vinyl protection film (VPF) atau PVC yang TIDAK memiliki sifat self-healing tapi hasil yang mirip di mata konsumer umum.


Kisaran harga pemasangan PPF yang benar itu diatas 15 juta (rupiah) tergantung kelas bahan dan ukuran mobil. Namun, pemasangan VPF atau PVC bisa serendah 4 sampai 8 juta. Walaupun begitu, banyak workshop/bengkel abal-abal mengklaim VPF/PVC mereka sebagai PPF - hati-hati bro!


Pro-tip: Cara mudah membedakan PPF dan VPF/PVC, bro bisa coba tarik film nya. Kalau PPF ditarik pasti balik lagi (stretchy seperti karet), dan VPF/PVC ditarik menjadi longgar (loose seperti plastik ditarik).


(Pelajari lebih banyak tentang apa itu paint protection film disini.)


Khusus di ONEPRO ada 2 jenis paint protection film; yaitu TPH dan TPU.


TPH kita perkenalkan sebagai pilihan yang hemat dan ekonomis, mampu memberikan perlindungan yang cukup bagus dari serangan kerikil, swirl marks, dan lain-lain. Gue suka bilang PPF TPH itu kasih proteksi "bagus tanpa harus mahal" - does the job without breaking the bank.


Produk paint protection film TPH kita termasuk: seri RADIA dan XONIX.


Sebaliknya, standar bahan PPF terbuat dari TPU. Dengan performa lebih tinggi dari segi perlindungan, elastisitas, daya tahan, dan juga self-healing. Kalau bro sayang mobil (atau, bawa mobil mewah) gue sarankan lu pakai TPU.


Produk paint protection film TPU kita termasuk: seri ESLITE, XATIN, dan XERXES.


Ingat: Produk paint protection film (PPF) tidak sama dengan VPF atau PVC.


  1. Sudah Pasang PPF Gak Perlu Maintenance.

…Salah besar!


Paint protection film bisa dibilang sebagai "kulit kedua" mobil yang memberikan sifat hydrophobic (daun talas). Tapi jika mobil jarang dibersihkan dan permukaan PPF kotor/menjamur, tentu lapisan tersebut akan menjadi butek dan efek hydrophobic gak terlihat jelas.


Walaupun bisa melindungi kurang lebih 99% dari apa saja yang ngebentur mobil lu dalam perjalanan sehari-hari, lapisan PPF sendiri bisa terlihat kusam setelah melawan berbagai macam-macam kerusakan jalan seiringnya berjalan waktu.


Paint protection film bukan pelindung murah (walaupun tidak semahal repaint) , setidak-tidaknya maintenance dasar (seperti pencucian setelah kena hujan atau percikan serangga) penting banget kalau bro mau PPF nya awet - dan mobil kelihatan ganteng.


  1. Self-Healing Berarti Sobekan Bisa Nempel Lagi Donk.

…100% Bull$h1t!


Gue malu nih mendengar banyak orang-orang diluar sana yang berani mengklaim self-healing paint protection film bisa sehebat robek sambung lagi.


Paint protection film bukan barang hidup yang terbuat dari living tissue, tapi thermoplastic polyurethane.


PPF memiliki tingkat toleransi yang berbeda-beda untuk setiap jenis kerusakan cat mobil. Jika kerusakan gores cukup dalam/parah, self-healing tidak akan bekerja di bagian tersebut. Yang berarti PPF hanya bisa menahan kerusakan umum (termasuk kerikil, goresan kunci, dan swirl marks), bukan kerusakan yang dilakukan dengan sengaja (termasuk timpukan batu kuat dan goresan/tusukan benda tajam berulang-ulang dengan tekanan).


Karena PPF digunakan sebagai pelindung, walaupun PPF nya sudah rusak, cat mobil yang diproteksi tetap aman - bro tinggal ganti PPF baru di panel tertentu.


Dan yang pasti, proteksi dan efek self-healing paint protection film ada tingkatnya: dari self-healing yang harus menggunakan panas, sampai self-healing yang otomatis. Bro bisa pelajari lebih lanjut tentang pilihan produk PPF ONEPRO disini.


  1. Kok PPF Nya Banyak Yang Ngangkat?

Dengan pemasangan yang salah oleh installer yang tidak berpengalaman, tentu banyak yang ngangkat.


Instalasi paint protection film yang benar selalu dalam kondisi basah menggunakan air, bukan kering seperti wrapping sticker. Kalau ada siapapun itu yang pernah pasang PPF dalam kondisi kering gue hanya bisa tanya, “you sure, bro?”.


Untuk pemasangan, kita di ONEPRO selalu kasih waktu “curing” dan tambah 1-hari untuk kontrol kualitas pemasangan PPF plus ceramic coating khusus diatas PPF nya - total proses pemasangan memerlukan waktu 3-4 hari.


Karena proses instalasi paint protection film yang harus basah, mobil tidak kita sarankan dicuci atau terkena air selama 7 hari pertama. Kenapa?


Supaya kelembaban antara lapisan PPF dan cat mobil bisa menguap - memberikan hasil pemasangan yang rekat. Dan lagi kalau langsung mengenakan air atau sabun pada permukaan yang di-PPF akan mempengaruhi hasil tempel disepanjang bagian ujung PPF, yang menyebabkan lapisan tersebut ngangkat.


Lapisan paint protection film yang ngangkat di 1-3 bagian tertentu bisa dibilang wajar. Karena ada lekukan-lekukan body mobil yang perlu disesuaikan supaya PPF gak terkelupas. Jadi kalau bro mau pasang PPF, mencari workshop dan installer yang berpengalaman itu penting. Setidak-tidaknya, kita di ONEPRO bisa jamin hasil pemasangan mobil lu bro.

Jadi Perlu Gak Pasang PPF?

Iya dan tidak - perlu gak perlu bro karena ada banyak cara lain untuk proteksi cat mobil lu, tergantung preferensi.


Pada kenyataannya, paint protection film paling baik dipasang untuk mobil-mobil baru. Tapi yang jelas bro sudah tahu tentang PPF dan gimana cara memilih produk PPF dan installer yang pro-PPF.


Karena lu dan gue tahu pelindung mobil seperti ini gak murah, kita di ONEPRO menyediakan PPF terjangkau di harga yang masuk akal sampai yang kelas atas. Gue percaya pasang PPF itu bukan sebuah kemewahan, tapi kebutuhan.


Bagaimanapun juga, opsi terbaik (dan efektif) melindungi mobil dari puing-puing jalanan jaman sekarang yah; paint protection film.


Bayangkan mobil bro di-PPF, lu bisa:

  • Lebih hemat (tidak perlu repaint)

  • Proteksi mobil (tanpa harus mengorbankan penampilan)

  • Terlihat baru (bertahun-tahun kedepan)

  • Bongkar pasang (PPF bemper sudah jelek? ganti baru aja)

  • Jual dengan harga bagus (kalau mau beli mobil second, satu di-PPF dan yang satu bugil - pilih yang mana?)


Kebetulan lagi mau beli mobil baru? Bro bisa langsung kasih tahu gue mobil nya apa disini, supaya gue bisa kasih bro quotation yang terbaik!